di lorong sepi ini,
hati mula dilanda kesedihan,
jiwa mula dirobek kedukaan,
bersendirian, tanpa teman,
semua hanya mampu memandang.
ketika diri meminta untuk ditemani,
mereka semua menjauhi,
tatkala diri ini ingin didampingi,
tiada siapa yang mendekati,
malah diri ini dibiar menyendiri.
namun terlupa ada yang yang lebih mengetahui,
ada yang lebih memahami,
kesedihan itu bukanlah suatu kesengajaan,
walau luarannya adalah penderitaan,
melainkan ada hikmah yang tersimpan.
ketika diri ini ingin meluahkan,
maka padaNya lah tempatnya,
bukan mereka yang terkadang mengabaikan,
tidak juga mereka yang merasa namun tidak bersama,
maka tika diri merasa susah,
hanya padaNya tempat berserah.
:: by jari jemari ::
No comments:
Post a Comment